ku duduk di ambang pintu.
sambil memandang senja sore hari.
banyak lukisan dalam benak tentang cerita.
serta suara panggilan yang menggema.
namaku terdengar di telinga sebentar-sebentar.
ntah sosok siapa ia bersuara.
namun hangat menyentuh kalbu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar