andhika pradipta
Kamis, 19 Juli 2012
kediaman
jam memeluk dinding pucat.
atap lesu merayap retak-retak.
jendela murung di balik jaring laba-laba putih.
bangku menunduk diam membisu.
hingga pintu gugup menyapa diri.
inikah kediaman pengantar lelapku?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar