Rabu, 09 Januari 2013

cinta sejati

Manakala hati menggeliat mengusik renungan Mengulang kenangan saat cinta menemui cinta Suara sang malam dan siang seakan berlagu Dapat aku dengar rindumu memanggil namaku Saat aku tak lagi di sisimu Ku tunggu kau di keabadian Aku tak pernah pergi, selalu ada di hatimu Kau tak pernah jauh, selalu ada di dalam hatiku Sukmaku berteriak, menegaskan ku cinta padamu Terima kasih pada maha cinta menyatukan kita Saat aku tak lagi di sisimu Ku tunggu kau di keabadian Cinta kita melukiskan sejarah Menggelarkan cerita penuh suka cita Sehingga siapa pun insan Tuhan Pasti tahu cinta kita sejati Saat aku tak lagi di sisimu Ku tunggu kau di keabadian Cinta kita melukiskan sejarah Menggelarkan cerita penuh suka cita Sehingga siapa pun insan Tuhan Pasti tahu cinta kita sejati Lembah yang berwarna Membentuk melekuk memeluk kita Dua jiwa yang melebur jadi satu Dalam kesunyian cinta Cinta kita melukiskan sejarah Menggelarkan cerita penuh suka cita Sehingga siapa pun insan Tuhan Pasti tahu cinta kita sejati

dari: http://www.wowlirik.com/2012/12/lirik-lagu-bunga-citra-lestari-cinta.html
salam kenal ya :)

Selasa, 20 November 2012

cinta

aku.
di purnama yang sejuk dengan cahayanya.
di satu titik itulah aku bertanya.
Tuhan, aku terlahir untuk siapa?

malam menggema dengan bayangnya.
melahirkan tanyaku itu mengentas.
pada malam keabadian ini, saat aku memandang.
Tuhan, cintaku ini untuk siapa?

jawablah!!
aku sudah tak tahan dengan kasih sayang semu.
aku ingin nyata, senyata-nyatanya kau ciptakan semua.
Tuhan jawablah, aku berlabuh untuk siapa?

Jumat, 26 Oktober 2012

terus saja berlari.

dunia sakit seolah diam.
ibu peri mengumpan mimpi.
hati sakit siapa yang punya?
hanya seorang diri aku meminta.

biar jauh aku tak kembali.
lagi, aku akan jauh sekali.

berlari mengejar mimpi.
yang diberi oleh ibu peri.
dunia ini kan semakin sepi.
namun langkahku akan terus menerjang perih.

Jumat, 12 Oktober 2012

mengembala

rerumputan menari riang.
setubuh ilalang bergerak.
seolah debu ini menyiksa dunia.
terus saja aku memakan waktu.

sapi-sapi ku beri nafkah air surga.
kambing dan domba ku beri tanah kuasa.
melemparkan waktu ini aku masih berjaga.
seolah diam dan terus menelusuri.

mengembala di tanah jauh dari pijakan ibu dan ayah.
sekali waktu pulang, namun terkadang diam di sana.
apapun hendak aku berkumpul dan bernafas.
aku masih terus terjaga dan mengembala.

Rabu, 26 September 2012

apakah ini?

malam tiba dengan frequensi nol.
selepas itu awan bermulut tebal tiba.
disusul bintang liar berwajah garang.
melingkar langit hitam kental.
apakah ini?

tanya-tanya seorang diri.
aku? dia apakah tahu?
mengapa tidak ku pecahkan tanya ini yang mengganggu.
terus menerus hantui aku dan jalanku.
apakah ini?

ah, ku pergi terus berlari.
biar malam dengan maunya.
biar awan dengan niatnya.
biar  bintang liar dengan wujudnya.

apakah ini?
ah, aku sudah tak peduli lagi.

Jumat, 21 September 2012

cukup bahagia

kau tanyakan lagi gadis.
apakah salah masa lalu bisa kembali?
benar ataupun kau harus salah.
masa lalu tetap jadi bagian gerakan yang sempat kau miliki.

malam itu.
di balik layar putih dengan pesan-pesan singkat.
kau sejajarkan dia yang kau cinta.
kau pilih, dan kau tak mau sesali.

aku hanya tersenyum.
dan melihat semua penjuru kata-kata kau ucapkan.
mengenali semua saat aku menelaah.
kini, aku cukup bahagia.

aku di sini untukmu

ku biarkan kau bebas bertahta.
dalam pilihan, kemauan serta apa yang bisa kau coba.
apapun itu, dengan jalanmu utuh menyeluruh.
dan kau percaya itu.

ku biarkan kau tak terluka.
dalam hanyut waktu yang tak berdetak.
ataupun itu kau tidak bisa terima.
dan kau harus jauhkan itu.

jangan sesali lagi.
ataupun kau singgah mengepit di sudut mati.
terpaku dalam diam yang berdebu.
jangan biarkan itu.

aku di sini tak punya arti.
atau tak usah kau cari arti diriku.
walau hanya kau coba sekali.
karena sebenarnya, aku hanya di sini untukmu.