Kamis, 19 Juli 2012

dilemaku yang membelai

telah sepertiga menjelang pagi.
masih ku dengar rintik-rintik air.
yang turun dari hitamnya langit.
serta membawa sunyi setengah mati.

aku ingin terlelap dan terbaring.
namun tak kunjung juga lelah menjalar tubuh.
masih tetap membuka telanjang mata.
penyakit ini ku kenal sebagai insomnia.

ini sepi, tapi ku tak tertidur.
seolah pikiran menghantui.
bagai langkah bidak penuh tanya.
harus ke mana aku pergi?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar