di wajah malam kita saling memandang.
suatu perkenalan, memulai lewat perbincangan.
waktu bagi kita bukan halangan.
karena usia malam punya kita berdua.
kau tertawa melepaskan kata.
dan rumput layu mulai berdansa.
selepas suaramu merdu terdengar.
dan aliran darahku terhenti sejenak.
ketika tali seruan cinta bergeming.
dari desah hati melambai lembut.
tanpa pikiran aku bergegas.
ku seret kau ke pelukanku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar