Kamis, 19 Juli 2012

aku di kotaku

di pinggiran kota hujan.
kumbang bernyanyi, awan menari-nari.
rembulan duduk di pangkuan langit.
para bintang memancar dan berkilau.
sungguh aku menikmati.

aku menyisakan satu kaki.
berjalan pun aku tertatih.
walau sudah alam penuh bahasa.
namun ku tetap terjaga dalam sepi.

sepi terasa memikat mati.
sunyi terderu menikam hati.
rantai di mana aku menoleh jalan dan dunia.
sebagai sepi menjadi pinggiran kota hujan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar