panas mencekik tubuh.
alunan jeritan cahaya matahari menyuara.
pandai pula memainkan keringat meluncur.
walau begitu, aku belum tunduk!
aku celahi hidup yang merintih.
akan ku bawa perih yang menusuk.
walau banyak mata yang tak suka.
aku terus teguh dan tak peduli.
seolah malam berkata yang meruncing.
"muliaNya, akan kau bawa mati!"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar