malam ku seret dalam benak yang berpikir.
tentang desah kata-kata kasih yang terjalin.
mencoba berlari, menyala dalam kata-kata.
berbahasa dan bernafas.
walau harus mengerang.
atau berdarah kemudian terluka.
serta mati lalu tiada.
semua ini terus mencari arti.
"penerimaan, aku ingin kau coba itu nanti!!"
separuh pagi ku seret dalam diri yang bermimpi.
mengetuk dan terbuka.
mengeluarkan gejolak, serta menggebu-gebu.
seluruhnya tak akan berhenti.
dan biar nanti waktu yang memisahkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar