bagiku yang menyala di telanjang mata.
aku nikmati setiap detik, ku teguk dan ku rasa.
tak sekedar cinta itu hanya tertuang dalam kata.
juga dari bapak syairku, Chairil Anwar.
cinta.
sampai selatan ujung desirnya kan terdengar.
"aku" yang ku pinjam darimu.
bentuk aku akan menulis banyak.
tentang cinta, buku ini aku pinjam.
rasanya semakin bau.
bau bibirmu, bau rambutmu juga tubuhmu.
imajinasi kian tak kenal batas-batas.
aku resah bila gambarkan wajahmu.
mungkin.
aku tak bisa hilangkan erang dan jeritan.
serta pujian pada sosokmu.
"Jess, kau dengar?"
"atau kau baca?"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar