denting pecahkan malam yang menopang dagu.
termenung suatu diriku yang membisu.
aku mencari emas di tumpukan sampah.
mencelahi baunya yang tak hilang.
hidup.
mimpi ditepis sang waktu.
sebagai muda yang menjadi-jadi.
berpikir sebentar-sebentar.
kemudian merintih.
aku tak sampai.
daun-daun jatuh.
gugur jiwa yang menjadi tugu.
aku ingin dikenang, harapku.
lalu jasadku yang kan ditangiskan.
merayap di pucat hari-hari berduka.
aku hanya ingin dikenang!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar